Sekilas isi buku:
''Maka datanglah sesudah mereka, pengganti (yang jelek) yang menyia-nyiakan shalat dan memperturutkan nawa nafsunya. Maka, mereka kelak akan menemui kesesatan, kecuali orang yang bertobat, beriman, dan beramal saleh. Mereka itu akan masuk surga dan tidak dianiaya (dirugikan) sedikitpun.''(Maryam: 59-60) Shalat adalah satu-satunya ibadah yang tidak boleh diting-galkan dalam situasi dan kondisi apapun. la tidak bisa digantikan dengan waktu yang lain. Jika seseorang merasa kesulitan melakukannya dengan berdiri, maka boleh dilakukan dengan duduk. Jika dengan duduk masih terasa sulit, maka diperbolehkan dengan berbaring. Demikianlah, Allah telah memberikan kemudahan, untuk menutup celah bagi seorang mencari alasan untuk meninggalkannya. Maka, tidak ada alasan apapun untuk tidak melakukan shalat atau meninggalkannya. la adalah kewajiban yang menjadi penentu tegaknya agama seseorang. Jika ia roboh, maka robohlah agama seseorang. Maka dari itu, kewajiban ini harus dijaga dengan ketat, tidak boleh lengah sebentar pun. Saudaraku, jangan tinggalkan shalat!! Ingatlah... engkau akan dimintai pertanggungjawaban kelak di hari Kiamat atas shalatmu
|
|